Extra Part 6

1183 Kata

Extra Part 6"Bar, udah! Bentar lagi Kayla datang." Ganiya mengepalkan kedua telapak tangannya, gemas. Padahal dia bicara baik-baik, tapi tetap saja Bara merajuk. Meninggalkannya begitu saja setelah memberi tatapan tajam serta raut datar. Selalu seperti ini, tiap kali dia menyuruh Bara berhenti mencium perut atau berbicara pada calon anak mereka, laki-laki itu langsung ngambek layaknya anak kecil yang dilarang beli permen. Diusia kehamilannya yang menginjak sembilan bulan, sifat sensitif suaminya masih belum pergi juga. Berdiri sambil memegangi pinggangnya yang terasa pegal, dia mengambil kerudung yang berada di belakang pintu kemudian berjalan ke luar kamar. Mencari suaminya yang entah sedang apa demi meluapkan kekesalan. "Ibu kirim makanan." "Kok, nggak manggil aku?" Ganiya duduk di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN