Pukul setengah tujuh malam, rombongan Bagas bersama dengan kedua anaknya serta Maia tiba di hotel yang telah Jo siapkan. Bagas menurunkan Zack dari gendongannya, pun dengan Zea yang turun dari stroller yang Maia dorong. Sementara Jo, dia melangkah lebih cepat dari sang majikan dan menempelkan sebuah card pada daun pintu kamar yang akan mereka tempati. Kedua anak itu terlihat antusias saat Jo membukakan pintu hotel untuk mereka. "Paman Jo, apakah kita akan tinggal disini malam ini?" tanya Zea dengan suara polosnya. Jo mengangguk sebagai jawaban, dia mempersilahkan kedua anak itu masuk ke dalam. Maia mengedarkan pandangannya, menelisik setiap sudut ruangan hotel yang menurutnya sangat mewah. Tentu saja, Bagas pasti akan memberikan yang terbaik untuk kedua anaknya. "Double bed?" ucap Maia

