Biasanya Ambisius

1044 Kata

Di ruang tengah, Mona bertanya bagaimana dengan Maia. Bagas menjelaskan jika dia sudah berbicara dengan Maia secara baik-baik, sehingga sang ibu tak perlu khawatir dan memikirkannya lagi. Dia juga berkata jika saat ini Maia sedang mandi dan akan beristirahat setelahnya karena sepanjang malam Maia telah terjaga untuk menunggu dirinya yang mabuk. Mona mencebikkan bibirnya, ia mendengus kesal atas kelakuan putranya itu. "Huh! Kamu ini, kenapa memberikan kesan buruk seperti itu kepada Maia. Bagaimana jika dia ilfil denganmu?" Bagas terkekeh dan menggelengkan kepalanya. "Jika itu terjadi aku akan berusaha keras untuk merebut hatinya kembali, Ma. Dia wanita berpikiran luas, tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal seperti itu. Dia bahkan sudah melihatku mabuk sebelumnya." "Kapan kamu akan mence

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN