Pesawat yang Bagas tumpangi mendarat di bandara New York. Bagas diiringi dua bodyguard dan satu orang kepercayaannya yaitu Jo. Melangkah masuk ke dalam sebuah mobil Porsche yang telah disediakan sang ibu khusus untuk menjemputnya. Sesampainya di rumah megah, milik kediaman Byanto. Bagas segera masuk, mencari sosok sang ibu yang membuatnya tidak bisa berpikir tenang sejak kemarin malam. "Mama," panggil Bagas. Wanita itu tersenyum dan merentangkan kedua tangannya. Ia begitu bahagia melihat putra sulungnya tiba dengan selamat di rumahnya. "Sayang, Mama sangat merindukanmu," ujarnya. Terasa sangat aneh bagi Bagas, bagaimana bisa? Bahkan beberapa hari lalu Mona baru saja mengunjunginya di kantor sebelum ia memutuskan untuk ikut perjalanan bisnis sang ayah di New York. Bagas mengangkat se

