Bab 28

2062 Kata

Cerahnya sinar matahari terasa begitu menyengat, seakan membakar kulit. Embusan sang bayu yang terasa sejuk nyatanya tidak mampu melerai suhu panas dari tempat pertemuan Naima, Alden, dan Sophia yang katanya menyangkut perihal kembalinya Bintang itu. Suasana pinggir pantai yang begitu sepi, hanya terdengar deburan ombak yang membentur karang juga suara tubrukan dedaunan dan helai daun kelapa oleh angin yang dengan suka rela menjadi orkestra dadakan, Naima dapat melihat dari kejauhan tampak berjalan seorang wanita dewasa berpakaian modis dan juga seorang anak laki-laki yang bergandengan tangan di sebelahnya. Dari kejauhan Naima sudah bisa mengenali sang putra, anak laki-laki itu adalah Bintang Antares, putra sematawayangnya yang beberapa hari ini sama sekali tidak dapat ia temui dan ketahu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN