Bab 33

1069 Kata

Kemarin hari yang begitu melelahkan bagi Naima Azzahra. Seharusnya ia merasa bersyukur karena mendapat lamaran dari pria tampan dan juga mapan yang mau menerima dia apa adanya, tanpa melihat bagaimana kelamnya masa lalu wanita itu. Tapi, bagaimana semua itu terjadi, Naima sama sekali tidak menemukan apa pun dalam hatinya, ia mencoba menyelami perasaannya, namun perasaannya terlalu dangkal sehingga dengan cepat ia memperoleh jawab. Tak ada yang spesial. Seharusnya detik itu ia memberi penolakan, bukan malah berkata bahwa jawabnya akan keluar setelah seminggu kemudian. Jawab yang sebenarnya sudah ia ketahui sejak awal. Naima hanya mencoba memikirkan kemungkinan-kemungkinan terbaik, keuntungan-keuntungan yang mungkin bakal ia dapat ketika memilih menerima. Tapi, kesannya di sini dia sanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN