Bab 6

1063 Kata

Berhari-hari anaknya dirawat secara intensif akhirnya tubuh putra Naima menunjukkan kemajuannya. Setelah operasinya dua hari yang lalu, putra Naima tersebut masih tampak lemah. Bahkan ketika Naima memberinya pertanyaan, anak itu hanya menjawab dengan kedipan mata. Dan begitu bahagianya Naima sekarang karena anaknya sudah mau mengeluarkan sepatah-dua patah kata. Naima sampai menangis haru. "Ma, lambut Bintang napa nggak ada ya?" Tanya Bintang tampak bingung. Tangan mungilnya menyentuh kepalanya yang botak dengan perban yang membelitnya. "Loh Bintang nggak tahu ya? Rambut Bintang kemarin kan dicukur, Bintang sih kelamaan tidurnya, jadinya nggak tahu pas kamu punya rambut dicukur," kata Naima menjelaskan. Bintang mengerucutkan bibirnya. "Kok dicukul? Kan Bintang jadi nggak punya lambut.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN