warn: adegan berdarah Stella menatap Chika disebelahnya yang sekarang fokus menyetir. Ia dapat melihat wajah Chika yang tadinya sumringah menjadi dingin. Sebenarnya ia hendak bertanya akan kemana Chika akan pergi, tapi mengurungkan niatnya karna melihat ekspresi wajah Chika yang dingin dan datar. Ia kemudian mengerti mengapa Chika tiba tiba mengajaknya jalan. Itu semua hanya alasan agar ia terkecoh dan mau ikut bersamanya. Ia sedikit meneguk ludahnya saat Chika kini memarkirkan mobilnya di depan bangunan yang cukup tua. Aneh, disini hanya ada satu bangunan dan sisanya hanyalah hutan dan yang lainnya. "Turun." Ujar Chika dingin. Stella menatap Chika yang kini sedang membuka seatbeltnya. Mau tak mau, ia juga ikut membuka seatbelt yang melingkar di tubuhnya kemudian keluar dari mobil

