Apa yang terjadi kemarin adalah suatu hal yang tak dapat di hindari, aku sama sekali tidak membuat kesalahan, hanya saja aku membuat semuanya semakin cepat. Karena... Pada akhirnya Nimiyan dan Badamdas akan bertemu, sebagai dua kubu yang tidak bisa di satukan. Niat kami untuk melindungi tanah ini, sedangkan mereka untuk menguasainya. Apa yang tumbuh dan hidup di sini, semuanya milik Nimiyan, tak akan lagi ada bahkan setangkai gandum untuk mereka. “Setelah ini mungkin Desa kita akan mendapatkan lebih banyak tamu, secara mendadak tentunya. Kerajaan Badamdas kali ini mungkin tidak akan bersikap segan lagi, dalam waktu seminggu, aku yakin mereka menyiapkan sebuah pasukan untuk menyerang desa ini.” “Perang akan segera pecah, bagaimana pendapat kalian?” imbuhku. Semuanya terdiam, namun aku s

