Kadeena bergerak dengan sangat cepat, sinyal yang berasal dari Desanya itu juga memberikannya sedikit rasa cemas. “Kepala Desa meminta semua orang yang pergi mengintai untuk kembali, apakah pasukan musuh sudah sampai ke Desa? Kalau benar begitu aku tidak bisa berlama-lama di sini,” ucap Ghanira. Laju pergerakan Gadis Serigala itu semakin cepat, semua yang ada di depan matanya seakan terlihat semakin samar, tidak ada yang bisa menghalangi Kadeena ataupun menghentikannya. Kecuali sesuatu yang benar-benar tidak terlihat. Gubrakk!!! Kadeena jatuh berguling di atas salju, begitu pula Agatha yang di tabraknya. “Aw... Kadeena, apa yang kau lakukan? Apa aku pernah membuatmu marah? Kau seperti memiliki dendam terhadapku,” ucap Agatha, sambil menekan dahinya, kepalanya terasa pening detelah ber

