Ke mana pun Amanda pergi hari ini, Thomas selalu mengikuti. Meski harus bersembunyi, dia akan mengawasi wanita yang dicintainya itu walau terpaksa menahan emosi saat melihatnya bersama pria lain. Siang yang cerah, burung-burung berkicau dengan merdunya sambil menikmati hembusan angin sepoi-sepoi. Suasana bagus untuk duduk dan mengobrol. Amanda menerima pesanan segelas jus dan spaghetti lada hitam miliknya. Berhubung belum makan siang, rasanya kali ini dia ingin memakan kedua menu tersebut. Sementara itu di hadapannya, Ardan malah tersenyum melihat ke arah piring Amanda. Wanita itu pun penasaran, "Kenapa menatap spaghetti-ku?" "Tampaknya lezat," jawab Ardan. "Haha, memang! Spaghetti di sini sangat lezat. Tadi kan aku sudah merekomendasikan makanan padamu, tapi kau malah memilih makanan

