Beberapa hari setelahnya. Thomas tidak berselera makan, sudah tiga hari dia tidak ikut berburu. Hanya minum air putih saja dan buah. Pria itu pun lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, tidak terlalu mengurus bisnis atau pun masalah malam purnama yang akan berlangsung besok hari. Sakra kembali dari rumah Joe, melihat Thomas duduk di teras tanpa ekspresi apa pun. Hanya ada cermin kesedihan dan kekesalan. “Thomas, apa kabarmu?” tanya Sakra. “Baik," jawab pria itu bernada malas. “Aku bawa makanan untukmu.” “Aku tidak mau.” “Thomas, kau jangan seperti ini. Bangkitlah, kau harus kuat dan jalani hidupmu. Aku yakin kau akan merasakan cinta lainnya.” “Lakukan apa yang ingin kau lakukan, jangan mengurusku terlalu dalam,” sahutnya. Sakra geleng kepala, menaruh makanan itu di meja kemudi

