Satria kembali melumat bibir Fely Tsu sambil melepas pengait Bra Fely Tsu.
Sedangkan Fely Tsu seakan pasrah tubuhnya di nikmati Pria yang belum dikenalnya. Dan semua ini akibat ulah teman-temannya yang kurang ajar.
Saat ini, satria bangkit berdiri melepas baju kaos yang ia kenakan.
Pandangan mata terus tertuju ke arah bukit kembar Fely Tsu.
Apa lagi p****g susunya yang nampak segar membuat nafsu satria Wijaya semakin memanas.
Setelah satria melepas semua pakaiannya, dia meraih tangan Fely Tsu dan menuntunnya ke arah batangnya yang sudah tegang.
Saat jamari lembut Fely Tsu mengocok batang miliknya. Satria mengangkat wajah dengan memejamkan mata menikmati sentuhan jemari lembut Fely Tsu.
Beberapa saat kemudian, Satria melepas jemari lembut Fely Tsu dari batangnya. Satria berbaring miring sambil mengelus kulit halus Fely Tsu.
Satria kembali memainkan ujung lidah,nya di leher Fely Tsu. Sedangkan tempo kocokan Fely Tsu juga semakin cepat.
Lidah satria perlahan turun ke tulang selangka dan menyapu kulit mulus Fely Tsu.
Lidah satria begitu aktif menyapu bahu dan turun ke lengan atas.
Puas disana, Satria mengangkat lengan Feli Tsu dan di letakkan di atas kepala.
Satria kemudian menjilat habis ketiak Fely Tsu yang belum di tumbuhi sehelai bulu.
Lidah Satria sangat rakus menikmati ketiak Fely Tsu.
Merasa puas di ketiak, Satria berpindah ke bukit kembar milik Fely Tsu.
Ujung Lidah Satria dengan lembut menari di pucuk s**u yang berwarna Pink itu, membuat Fely Tsu mengelinjang nikmat.
Saat Satria sudah puas menikmati pucuk s**u menggunakan ujung lidah, Satria akhirnya menyedot pucuk s**u itu layaknya seperti seorang bayi.
Satria menghisap s**u Fely Tsu sekuat-kuatnya. Bahakan ingin rasanya Sartria Wijaya memasukan bukit kembar itu kedalam mulutnya. Sayangnya itu sangat tidak mungkin.
Pucuk s**u yang sudah bersarang di mulut satria tidak lepas dari permainan lidah satria.
Sedangkan Feli mengelinjang gelih enak saat bukit kembar miliknya tergelitik benda kenyal didalam mulut Satria Wijaya.
Satria Wijaya berhenti menydot, lalu kemudian kembali menggunakan lidah dan dan hidung mengembara ke bawah perut Fely Tsu. Sesekali mengecup, tapi lebih dominan lidah yang menyapu inci demi inci kulit putih dan mulus hingga sampai di bagian terlarang.
Perlahan Satria mulai melorot kan kain tipis warnah hitam yang menutupi goa kenikmatan Fely Tsu.
Pada akhirnya, goa kenikmatan yang menurut Satria sangat indah kini terpampang jelas di mata karena tidak jau dari wajah Satria.
Satria yang sudah terbakar nafsu birahi mengecup paha putih mulus inci demi inci secara bergantian kiri dan kanan.
Saat ini, jarak mulut Satria dengan mulut goa terlarag milik Fely Tsu, kurang dari 4 inci.
Satria mula mula mengundus aroma khas goa terlarang itu. Kemudian perlahan mengeluarkan lidah menyapu bibir goa kenikmatan Fely Tsu.
Merasa ada sensasi gelih nikmat di bawah s**********n, Fely Tsu geleng kesana kemari sambil mendesah nikmat.
Perlahan tapi pasti Satria kini menjilat daging lunak kemerahan didalam goa terlarang.
Satri menghisap dengan rakus hingga goa terlarang mengalami bencana banjir.
Ujung lidah Satria memainkan benda lunak sebesar biji kacang yang menempel pas di tengah goa terlarang.
Tubuh Fely Tsu gemetar akibat sentuhan di bagian yang paling sensitif bagi kalangan kaum wanita.
Suara desahan Fely Tsu kini bergema di kamar Hotel milik Dewa Perang saat ini. Dan sekaligus juga guru bagi Satria Wijaya.
Setelah puas menjilat dan menghisap Cairan goa terlarang, satria bangkit dari posisiny dan kembali melumat bibir merah Fely Tsu. Fely Tsu juga menyambut hingga keduanya saling melumat bibir dan bergantian mengisap lidah.
Tanpa melepas lumatan di bibir Fely Tsu, Tangan Satria mulai mengarah kan batang k*********a. Batang yang memiliki ukuran panjang 16 centi meter itu.
Satria mengesek lembut permukaan daging kenyal sambil menikmati lidah Fely Tsu didalam mulut,nya.
Saat ini Fely Tsu seakan melayang layang di udara. Dia benar-benar ke enakan saat ini. Tangan Feli sudah melingkar di Leher Satria Wijaya.
Kali ini, Fely Tsu sekarang yang lebih aktif mengisap Lidah Satria Wijaya. Sedangkan batang satria dibawa sana mulai menerobos masuk kedalam goa kenikmatan Fely Tsu.
Marasa agak sakit bercampur nikmat di bagian bawahnya, Fely Tsu melepas isapan dan memeluk laher lalu menggit pundak Satria.
Semakin Satria menekan batang k*********a untuk menerobos, semakin kuat pula gigitan Fely Tsu di pundaknya.
Untuk mengurangi rasa sakit Fely Tsu,Satria menggelitik telinga Fely Tsu dengan cara memasuk kan ujung lidah,nya ke dalam lubang talinga Fely Tsu.
Merasa kalau Fely Tsu sedikit mengurangi gigitan keras di pundaknya, satria kembali menerobos masuk.
Gigitan dan cakaran Fely Tsu malah justruh semakin kuat, namun Satria tidak peduli.
Satria menekan masuk perlan tapi pasti dan akhirnya! .... "
"Klekk!... dinding pembatas area suci didalam goa terlarang runtuh seketika. Dan,
"Duarrr!! ... "
Bersamaan dengan roboh nya dinding suci di dalam goa kenikmatan Fely, sebuah kejadian aneh terjadi!
Tubuh Satria dan Fely bergetar hebat! Ilmu beladiri Satria meningkat berkali kali lipat.
Dia yang awal tidak mampu menembus ranah Dewa Perang, kini sudah di terobos. Bahkan kejadian masih terus berlanjut!
"Duarr! "Duarr! "Duarr"
Ledakan terobosan terus terjadi!.. Mulai dar level Dew Perrang 1, 2,3
Hingga Akhirnya berhenti di level Kaisar Perang Puncak.
Dan itu artinya, kekuatan Satria sekarang melampaui atasan,nya yang di anggap orang terkuat ke dua setelah kakeknya.
Bahkan Satria mampu melenyapka 3000 level dewa perang sekaligus dalam waktu 2 jam. Dan 10 000 dalam waktu satu hari.
Bukan hanya Satria Wijaya yang mengalami kejadian aneh, tetapi Fely Tsu juga mengalami hal serupa.
Kulit waja serta kulit anggota tubuh lain Fely Fely Tsu awalnya memang sudah putih dan mulus, kini semakin mulus dan cerah.
Tinggi badan Fely Tsu awalnya hanya 164.Cm. Kini bertambah menjadi 168. Cm
Rambutnya semakin tebal hitam berkilau.
Bukit kembar juga sedikit bertambah besar.
Begitu juga dengan Satria. Awalnya tinggi badan hanya 172 Cm. Bertambah menjadi 176 CM. Bahkan batang bertambah panjang menjadi 22 Cm.
Tanpa Satria dan Fely Sadari... "
Saat ini tubuh telanjang mereka sudah di selimuti cahaya terang bersinar.
Cahaya itu masuk kedalam tubuh ke duanya, dan membrsihkan dan memperbsiki struktur tulang dan daging mereka. Serta melancarkan aliran darah yang tersumbat.
Meskipun Fely Tsu tidak punya dasar bela diri. Akan tetapi Fely Tsu sakarang tidak lagi sama seperti sebelumnya.
Sekarang Fely Tsu memiliki energi pelindung yang dapat melindunginya dari bahaya.
Fely Tsu sekarang kebal dari serangan guna-guna, dan juga senjata api.
Tidak akan ada senjata didunis yang bisa menggores kulit mulusnya.
Pada saat ini, Satria sudah sadar. Dia sedikit terkejut melihat sebuah sinar masuk kedalam tubuh Fely Tsu.
Dan yang lebih para rasa terkejut saat melihat sosok wanita di bawah tubuhnya semakin cantik pjtih mulus bercerah.
Dilehernya sudah ada seuntai kalung mirip bahan berlian melingkar di leher Fely Tsu.