Selama beberapa bulan belakangan, Ershinta berjualan di kantin sekolah Vici, tak hanya menjual kentang goreng, dia juga menjual berbagai olahan berbahan dasar kentang yang rasanya cukup nikmat. Sehingga dia dijuluki Miss Potatoes, namun dia tak pernah malu. Menurutnya nama itu membuatnya populer, bahkan dia dengan jelas mengganti banner produknya dengan nama tersebut. Para guru pun sering memesan makanan yang sudah terjamin kehigienisannya. Vici sering datang saat jam istirahat dan membantu ibunya berjualan. Andreas melihatnya dari kejauhan, sesekali Salsa, putrinya bahkan ikut membantu mereka yang membuat Andreas cukup senang, karena sejak kecil anaknya belajar berbisnis dan beraktifitas yang tak diajarkan di kurikulumnya untuk tahun ini. Teman sesama gurunya menowel bahu Andreas dan t

