Ke-tigabelas

1115 Kata

Nara menunggu ojek pesanannya di halte yang terletak beberapa meter dari restaurant dimana ia dan timnya makan malam bersama. Sebetulnya ajakan-ajakan pulang Nara dapatkan dari teman kantornya namun Nara menolak semuanya, ia ingin menghindari obrolan-obrolan serta basa-basi karena cepat atau lambat teman-teman sekantornya akan mengetahui hubungannya dengan Bharga mengingat beberapa teman wanitanya rajin sekali stalking medsos milik Bharga. Nara mengeratkan jaketnya. Malam lebih pekat dari sebelumnya. Mungkin hujan akan menyapanya sebentar lagi. Mata Nara berhenti mengedar saat melihat mobi berwarna hitam di depannya. Ya, Nara tahu siapa orangnya. Bharga. "Nar," panggil Bharga yang menghentikan dan menepikan mobilnya lalu langsung menghampiri Nara dan duduk di samping wanita itu. "Mau ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN