Ke-empatbelas

1024 Kata

"Lo yakin ngga tahu Nara di mana?" ini sudah kesekian kalinya Kila bertanya dan menghampiri meja kerja Pras. Laki-laki itu menggeleng, "udah lo tenang dulu, gue coba telepon dia dulu." kata Pras dengan tenang dan berharap Kila akan tenang juga. Jika dihitung, Kila dan Pras pun tak tahu pasti sudah berapa lama Nara menghilang, mungkin semalam karena sejak pulang makan malam mereka tak lagi menemui Nara, baik di kamar kosnya atau di tempat-tempat dimana Nara sering berkunjung. Tentu rasa cemas bergemuruh pada d**a mereka, ini kali pertamanya dan Nara menghilang dengan keadaan yang kurang baik, tentu saja apalagi sebabnya jika bukan pertemuan demi pertemuan dengan Bharga yang pasti menimbulkan gesekan dan membuka luka lama yang sudah Nara coba lupakan. Pras menutup ponselnya dengan gerakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN