Setelah melaksanakan sholat subuh Rara tak bisa kembali tidur, apalagi di sisinya ada Lintang yang masih tertidur dengan pulas, semalam Rara baru bisa tidur pukul setengah tiga pagi mengingat suaminya ini kobam tak selesai-selesai jadi dia harus merelakan malamnya hanyut begitu saja, ingatkan Rara untuk melarang si tuan Lintang yang tidak budiman ini mabuk lagi, capek juga mengurusi orang mabuk. Karena tak bisa kembali memejamkan mata akhirnya Rara memilih untuk mandi saja, menyegarjan badan serta pikiran, ia butuh segar-segar setelah semalaman ia hampir begadang. Rara menuju kopernya yang semalam diantar ke kamarnya, Rara membuka kopernya dengan gerakan pelan takut dirinya menganggu suaminya yang masih terlelap tidur itu. “Kok bajuku ada kesumpelan baju haram begini? Mana ada dua lagi

