Rara keluar dari kamarnya dan masih melihat Lintang yang masih terlentang di kasurnya artinya memang dirinya tak bermimpi, ia benar-benar menikah dengan mantannya dulu laki-laki yang dulu membuatnya selalu bahagia sebelum akhirnya hubungan mereka harus putus ditengah jalan. Rara mengudarakan pandangannya, masih jam dua siang artinya masih banyak waktu untuknya istirahat tidur sebelum nanti dirinya menjadi manikin hidup diatas panggung. Untung saja dirinya membawa baju ganti ke kamar mandinya jadi dirinya tak akan merasakan kecanggungan bila Lintang bangun dari tidurnya, dan sekarang laki-laki itu tidur memenuhi kasurnya, ia tak mau ya tidiur di sofa jadi mau tak mau Rara membangunkan Lintang dengan setengah hati. “Heii—Lintang bangun!” “Bangunnnn, geserannnn!” teriak Rara kesal. “Ee

