Chapter 17. Cincin Tanda Cinta?

1417 Kata

Dhea memarkirkan motornya di parkiran fakultas dan setelah merapikan penampilannya ia segera memasuki kampus. Banyak mahasiswi yang menyapanya ketika berpas-pasan dengan Dhea yang dibalas senyum ramah oleh Dhea. " Halo ... Semuanya ! Selamat pagi semua" Teriak Dhea toa saat memasuki kelas. "Pagi Dhea ..." Ucap beberapa teman sekelasnya yang sudah berada di dalam ruangan kelas. " I MISS YOU SAYANGKUHHH ..." Teriak Aull toa dan langsung menerapkan Dhea hingga Dhea hampir terjungkal ke belakang. "AULL ... LE..PAS" Ucap Dhea yang merasa sesak akibat pelukan Aull yang terlalu erat. "Hehe ... s orry " Dhea hanya memutar bola mata dan langsung duduk di kursi paling depan. “Lo ngapain masuk ke kelas gue?” “Nih, gue nganter curut satu ini. Katanya dia kesepian nggak ada lo di kelas ” Varel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN