Chapter 15. Mengikhlaskan

1541 Kata

Hanya keheningan yang menyelimuti Dhea maupun Dirga. Dhea lebih memilih memalingkan wajahnya ke arah luar jendela sedangkan Dirga fokus menyetir walaupun sesekali ia melirik Dhea yang hari ini terlihat cantik menggunakan gaun biru selutut. Hari ini tepatnya acara makan malam itu, mereka dipaksa kedua orangtuanya untuk membeli cincin pertunangan yang akan digelar pada sebuah hotel mewah dua bulan yang akan datang. Itupun atas permintaan Dhea karena ia tidak ingin cepat menikah. Dirga memarkirkan mobilnya diparkiran mall , lalu mereka turun dari mobil dan memasuki mall mencari sebuah toko perhiasan. Mereka berdua langsung menjadi pusat perhatian. Banyak wanita yang memandang Dirga kagum dan juga para lelaki yang memandang Dhea seolah menelanjangi membuat Dirga Naik darah dan ingin mencolok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN