DUA PULUH TUJUH

327 Kata
“Filter air mah,” jawaban Kirana menepis pikiran ibunya yang sudah semakin jauh memikirkan filter apa yang anaknya maksud ia mengira jika Kirana akan membuat filter i********: mungkin. “Yaudah ada gak mah?” tanya Kirana lagi karena ibunya masih belum menjawab pertanyaannya yang tadi. “Apa?” tanya ibunya Kirana melongo tidak tahu apa yang Kirana tanyakan. “Serabut kelapa ih.” Jawab Kirana dengan sedikit greget karena kesal. “Kelapa yang belum dikupas?” tanya ibunya Kirana memastikan apakah itu yang di maksud Kirana. “Nah iyah, gak papa kelapa utuh juga.” Ucap Kirana antusias Ibunya mengangguk dan berlalu dari hadapan Kirana, “Eh mau kemana mah?” Kirana sedikit meninggikan suaranya karena ibunya malah pergi begitu saja. Ibunya Kirana menoleh sebentar, “Kan mau ambil buah kelapa.” Jawabnya lurus sambil berlalu begitu saja dari sana. Kirana menghela nafas berat, mengambil ponsel dari dalam saku jaketnya. Membuka kembali catatan yang berisi bahan dan barang yang ia butuhkan. “Arang?” ucap Kirana pada dirinya sendiri saat melihat catatan kedua berisi arang. “Susah banget sih,” umpatnya lagi tentu saja u*****n itu ia tunjukkan pada diri sendiri. Saat Kirana baru saja mencari arang yang ia butuhkan, Agam justrul sebaliknya ia sudah menadapatkan hampir semua bahan kecuali satu saja batu kerikil dan itu juga sedang diusahakan oleh asisten rumah tangganya. “Mas, ini maaf yah kurang satu lagi.” Ucap Agam tidak enak karena sedari tadi terus menyuruh Mas Ujang untuk mencarikan bahan tetapi Agam tidak tahu tempatnya untuk mencari sendiri. “Siap gak papa mas,” ucap mas Ujang sambil tersenyum pada Agam. Agam mengacungkan tangannya, “makasih mas.” Ucapnya. Inilah yang sedikit menghibur Agam saat orang tuanya tidak ada di rumah, ada mereka yang selalu berperan sebagai orang tua untuk Agam. Menjadikan Agam sedikit merasa aman berada di dekat mereka. Dan tentu saja setiap harinya ada sedikit kebencian yang tertumpuk pada orang tuanya karena begitu sibuknya sampai lupa pada dirinya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN