INAD 28

1404 Kata

"Hehe." Di pagi hari yang cerah, saat dimana burung mulai berbunyi dan terbang untuk mencari makan, Qian malah asik terkekeh kecil sambil menutupi mulutnya melihat dua pria tampan yang tengah terpejam pulas sekarang. Qian berada di tengah keduanya. Dia senang kedua 'suaminya' akur saat dia meminta agar mereka tidur bersama mulai kemarin. Buktinya, baik Val maupun Tritan masih terlelap sepulas ini. Pria mungil itu tidak tahu saja, bahwa keduanya tidak tidur malam-malam karena merasa risih dan canggung jika harus tidur seranjang seperti itu. Val memegang tangan kanan Qian yang tertidur pulas. Sementara Tritan memegang tangan kirinya. Keduanya terjaga namun enggan mengatakan apapun. Sampai saat matahari mulai terbit, mereka akhirnya memejamkan mata. Keduanya memang tidak pernah bertengka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN