Zelaza masih terdiam. Yang tersisa hanyalah gema dari kata-kata yang baru saja diucapkan oleh pria di hadapannya, Donzello. "Jika kita menikah, aku akan tinggalkan semua ini. Untuk selamanya. Aku janji,” lanjut Donzello. Zelaza tidak langsung menjawab. Matanya, kini menatap kosong ke arah mata Donzello yang menatapnya serius. "Dunia hitamku ... semua akan kutinggalkan," ucap Donzello lagi, suaranya rendah namun tegas. "Dan syaratnya adalah pernikahan kita. Itu saja, Zee.” Zelaza sudah bersumpah untuk melindungi Zorion, putra satu-satunya. Ia ingin putranya tumbuh dengan normal, tanpa harus selalu waspada menghadapi musuh ayahnya. Zorion, kini begitu mengidolakan Donzello. Bagaimana matanya akan berbinar setiap kali Donzello mengajarinya bermain dengannya, atau bercerita tentang apa

