Bagian 37

1397 Kata

POV Arya Ku pahami jawaban Ranisa ketika ia menolak apa yang tadi ku utarakan. Apa yang sudah dilaluinya pasti tidaklah mudah, dua kali menikah dan mendapati kegagalan pasti menjadi sebuah pukulan telak baginya. Betapa aku sangat menyesal menjadi salah satu bagian paling menyakiti dalam hidup wanita itu. Ku bersumpah dia adalah wanita yang baik. Tak pernah sekalipun membangkang atau meninggikan suaranya. Aku yang bodoh! Berpisah dengannya adalah sebuah hukuman seumur hidup. Nyatanya Naya yang kucintai lebih dulu pun tak bisa mengganti perasaanku. Sulit, waktu benar-benar membalikan sebuah keadaan. Aku lega ketika Naya membicarakan perpisahan, itu berarti selesai sudah satu dosa yang selama ini ku jalani. Tak mampu menjadi yang dia pinta, melalaikan dirinya sebagai seorang istri, betap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN