Hari ini aku ngampus hanya setengah hari, karena ini hari Jumat. Setelah selesai kelas, Nadin mengajak untuk nongkrong lebih dulu sekedar main ala-ala anak kuliahan. Aku merekomendasikan resto Korea yang pernah kukunjungi bersama Ningsih. Mereka memesan beberapa menu yang semuanya baru akan dicoba, sedangkan aku memesan menu andalan yang biasa kupesan jika datang ke sini. "Boleh juga ya, tempatnya!" ujar Nadin seraya mengamati sekitar menikmati suasana. "Iya kan? Aku paling suka ke sini!" jawabku. "Eh, gimana kalau kita main truth or dare buat seru-seruan?" usul Nadia tiba-tiba. "Emmm boleh! Tapi pake apa?" tanya Nadin. "Ini! Kita gunakan pulpen ini aja!" jawab Nadia mengacungkan pulpennya. "Boleh lah," tanggapku. "Oke kita mulai, ya! Siapa yang kena tunjuk pulpen ini dia harus pil

