75

533 Kata

Penyesalan selalu datang terakhir, kalau datang dari awal namanya niat. Ya, benar begitu. Ungkapan itu bukan hanya sekedar candaan. Akan tetapi, sebuah kenyataan yang perlu diperhatikan. Agar kita berpikir terlebih dulu sebelum melakukan sebuah tindakan. Tubuhku yang tiba-tiba tersungkur seolah sedang menyelami lautan penyesalan. Rasa sesal seolah tengah menggerogoti setiap jiwaku. Aku tak bisa melakukan apa-apa kecuali menangis dalam sunyi, tanpa suara tanpa irama. Tiba-tiba terasa pelukan hangat dari seseorang yang ikut menangis. Ia menguatkan memintaku agar segera kembali pulang bersamanya karena semua pasang mata mulai menyorot ke arahku. "Sudah, Queen, sudah. Pulang yuk!" ucap Tante Emil. Ia mencoba mengangkat tubuhku agar berdiri. Tubuh tanpa jiwa ini terasa lebih berat dari bias

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN