Selamat membaca ....
Joan mulai membuka matanya saat sinar matahari sudah mulai menerangi Rooftop itu , ia melirik jam yang melingkar dipergelangan tangannya ,jarum jam itu menunjukkan pukul 05.30 , tak heran jika matahari sudah mulai terbit pada jam segini.
Joan mulai membangunkan tubuhnya menjadi posisi terduduk , ia mencari - cari keberadaan wanita yang berbaring disampingnya semalam ,saat ini Joan tidak melihat keberadaan wanita itu ditempat ini melainkan sebuah surat yang tergeletak disampingnya .Tanpa ragu Joan langsung membuka surat itu dengan cepat .
Selamat pagi kak ...
Maaf pagi ini aku harus ninggalin kakak sendirian , tadinya sih aku pengen bangunin kakak tapi gak tega soalnya kakak tidurnya pulas banget sih .Aku juga pengen bilang makasih sama kakak karena udah ngedengerin ceritaku semalam dan pelukan kakak juga bener - bener bikin aku tenang , sekali lagi terima kasih untuk waktunya kak .Aku yakin waktu kakak sangat berarti meskipun sedetik , tapi tadi malam kakak ngabisin waktu berjam - jam , aku jadi merasa bersalah karena udah ngehabisin waktu kakak begitu aja .
Saat aku terbangun dari tidurku tadi pagi kak , aku langsung sadar bahwa kakak adalah pendengar yang sangat baik .Jujur aja aku sangat senang mempunyai teman seperti kakak , tapi saat itu juga aku tersadar bila aku tak cukup baik untuk menjadi orang yang dekat dengan kakak meskipun itu sebagai teman .Aku takut kak sesuatu akan terjadi pada kakak jika terus berada di dekatku , entah itu berasal dari kedua orang tuaku yang gila harta ataupun para fans fanatikku. Aku hanya takut jika kakak pada akhirnya akan terluka karena ku ,jadi aku mohon banget sama kakak jangan pernah temuin aku lagi , saat aku bilang menerima kakak sebagai teman, itu hanya berlaku untuk tadi malam ,selebihnya bersikaplah seperti orang asing , aku pikir itulah yang terbaik untuk kita berdua kak .
Hiduplah dengan baik kak dengan wanita yang benar - benar mencintai kakak ! Hanya itulah permohonanku sebagai teman semalam kakak.
Cukup sekian pertemuan kita kak .Aku udah nyiapin sarapan untuk kakak dilantai bawah , jangan lupa dimakan kak anggap saja itu sebagai hadiah terakhirku untuk kakak .
From : Liza Nathalia Hope.
Joan merobek kertas itu dengan kasar ,lalu ia melemparkan robekan kertas itu sehingga berserakan diseluruh ruangan .Ia tak terima jika wanita itu menyuruhnya menjauh dari kehidupannya .
Lagi pula semalam Liza sudah mengatakan bahwa dirinya ingin menjadi teman baiknya , lalu mengapa wanita itu langsung berubah pikiran hanya dalam hitungan jam ,ini sangat tidak adil bagi Joan .Dirinya merasa sangat dirugikan dengan keputusan Liza yang sepihak .
Joan mengacak rambutnya Frustasi , Ia kemudian mengambil handphone dari saku jasnya .Ia dengan sigap mengetikkan sebuah nama yang terdapat pada logo pencarian di aplikasi telepon .Ia langsung menekan tombol panggil pada kontak manajer Dafa .
" Halo , selamat pagi bos " Sapa Dafa dari sebrang sana dengan suara khas orang bangun tidur .
" Hmmm, Saya ada tugas untukmu Daf " Jawab Joan datar .
" Tugas apa bos ? " Tanya Dafa keheranan.
" Cari tau lokasi Liza sekarang , ikutin dia kemanapun dia pergi ! Jika dia berada di apartemennya tolong kabarin saya , namun jika ia berada ditempat lain kamu hanya perlu memantaunya dan memastikan keamanannya !" Perintah Joan dengan menggunakan bahasa formalnya , jika dalam jam kerja keduanya memang selalu bersikap sopan layaknya seorang bos dan bawahannya .
" Baik bos , saya akan langsung laksanakan perintah bos " Jawab Dafa meyakinkan bosnya itu .
" Inget yah , saya tak ingin jika Liza mengetahui bahwa seseorang sedang menguntitnya .Kamu harus melakukan tugasmu tanpa kesalahan apapun ! " Titah Joan mengingatkan .
" Iya bos , saya pasti akan memantaunya dengan baik .seolah - olah terlihat seperti makhluk ga----- "
Tut...Tut..
Dafa membuang napasnya kasar saat Joan memutuskan teleponnya begitu saja tanpa menunggu penyelesaian kata yang diucapkan olehnya .
Sementara disisi lain , Joan langsung meninggalkan Rooftop menuju lantai 3 yang merupakan ruangan khusus untuk ruang makan .Mata Joan langsung berbinar melihat semua makanan sudah tertata rapi layaknya restoran bintang 5 , perut Joan langsung keroncongan saat mencium aroma makanan itu .Kini mata Joan terpikat dengan nasi goreng yang terlihat sangat menggoda ,dengan sigap Joan langsung melahap nasi goreng itu meskipun masih banyak pilihan makanan lainnya yang berkalori rendah daripada nasi goreng .
Joan memakan nasi goreng itu dengan lahap ,rasa kesalnya seolah hilang begitu saja saat merasakan kelezatan nasi goreng yang dibuat oleh Liza .
Joan langsung bisa menyimpulkan bahwa Liza menuruni kehebatan ibunya yang sangat ahli dalam bidang memasak .Meskipun Zea sibuk dengan pekerjaannya namun ia selalu menyempatkan diri untuk memasak sesuatu untuk keluarganya .
Kali ini Joan benar benar sangat menyesal karena tak bisa mendapatkan wanita sesempurna Liza .Jangankan untuk menjadikan Liza sebagai istri bahkan hanya sebagai teman saja wanita itu sudah menolak Joan dengan mentah- mentah .
Joan mengela napasnya panjang seraya terus mengunyah makanannya dengan lahap.