Tari jelas gugup. Ia menunggu Swara kan, tapi sudah berjam-jam pun tak datang. Ponselnya juga tak aktif. Ya lah. Mana mungkin aktif. Sudah jelas apa yang terjadi pada Swara. Ia sebenarnya takut. Tapi berusaha bersikap lazim. Bahkan siap untuk pulang ke rumah hari ini karena ia tak melihat gerombolan gengnya Peter menjaga rumahnya. Jadi, ia merasa cukup aman. Sementara Diana yang berurusan dengan pihak kepolisian baru bisa pulang saat malam hari. Yeah tentu tak sendiri. Karena ada Angga, Soraya, dan mas Erik juga. Vira juga menyusul mereka sepulang dari kampus. Ini kejadian mengerikan yang tak diduga sebetulnya. Karena kemunculan Priawan. Cowok itu? Tentu saja akan ditahan. Walau saat Diana dan gengnya hendak pulang, malah berpapasan dengan keluarganya Priawan. "Kamu lagi!" Tentu Diana

