Bab 57

1186 Kata

Siapapun yang berada di ICU membuat pikiran tertuju antara hidup dan mati. Ini yang membuat Iza semakin terguncang. Hanya bisa pasrah pada kehendak Tuhan agar keajaiban datang, Azka dapat kembali membuka mata. Sama sekali tak pernah terpikirkan jika Azka akan separah ini. Sering tak pulang dan tak memberi kabar ternyata berada di rumah sakit dan sekarang barulah semua orang mengetahui. Dikira hanya maag, nyatanya penyakit yang tak ada obat selain menunggu kematian. Setelah sekian lama menunggu di depan ruang ICU, akhirnya dokter keluar dan mengizinkan satu orang masuk. Mama Rosita mengalah dan mempersilahkan agar Iza masuk terlebih dahulu. Dengan langkah gontai, Iza masuk dengan mengenakan pakaian khusus untuk menemui Azka yang tengah terbaring dan dibantu oleh alat medis. Air mata yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN