“Lapor, Pak, sepertinya di depan ada perkelahian.” Mata Brigpol Kamil cukup jeli memperhatikan jalan sampai dia menangkap dua orang siswa SMP saling mendorong dan di sisi mereka ada seorang siswi. Yuda mengikuti arah pandang ajudan. “Sedang apa anak-anak itu?” “Sepertinya kisah cinta segitiga.” Yuda terkekeh. “Pinggirin mobil, saya akan menemui mereka.” “Siap, Pak, laksanakan.” Mobil menepi, Yuda turun dengan mengenakan kacamata. “Huff, sepertinya akan terjadi perkelahian.” Ia membuang napas lalu mendekat. “Ngapain lo jalan sama pacar gue?” “Ngaca dulu kalau lagi ngomong? Siapa pacar siapa?” Kedua siswa itu saling dorong hingga pada akhirnya saling menarik kerah baju. “Berhenti. Kalian gak boleh bertengkar! Malu dilihat orang,” teriak seorang siswi berusaha melerai perkelahian

