“Mama, tadi aku dapat kabar dari Kang Dani katanya Mama kecelakaan? Mama gak kenapa-napa kan?” Yuda yang dikabari sopir pribadi ibunya tentang kecelakaan lekas datang ke rumah sakit. “Mama baik-baik saja.” “Alhamdulillah.” Yuda menghela napas lega. “Terus di mana orang yang menyelamatkan Mama? Apa dia terluka parah?” Pak Sopir orang yang bekerja dua tahun usai Iza pergi dari Bandung, jelas jika tak mengenal Iza. Hanya melapor bahwa ada seorang perempuan cantik yang menolong dan tak mengetahui siapa namanya karena di dalam mobil sama-sama membisu. “Baru saja pergi. Dia mengalami cidera di tangan kanannya.” “Berapa lama dia pergi? Apa kita bisa menyusul dia sekarang? Aku harus berterima kasih pada orang itu karena sudah menyelamatkan Mama.” “Gak perlu.” Bu Ina mencekal tangan sang an

