Farida menatap Iksan lembut. Melihat pemuda yang berdiri di depannya. Pemuda yang membuatnya melupakan rasa sakit pengkhianatan Rahmat. Pemuda ini juga yang membuat dirinya berani lebih bebas mengekspresikan hasratnya. Pemuda yang telah membuatnya jatuh cinta lagi. Dan Farida lah yang membuat pemuda ini menjadi seorang pria. "Aku mencintaimu" bisik Farida pelan kepada Iksan. Iksan terperangah seakan tidak percaya dengan apa yang barusan saja di dengarnya. "Apa ?" Farida menarik napas perlahan menatap Iksan dan dengan mantap wanita itu mengatakan isi hatinya. "Aku mencintaimu Iksan," ucap Farida dengan tegas sambil tersenyum manis. "Ya Tuhan, akhirnya..." Iksan tersenyum lebar bahagia. Pemuda itu memeluk erat tubuh Farida dan mengangkatnya mengajak wanita itu berputar bahagia. Farida

