Part 21

1002 Kata

FARIDA POV... Aku baru saja sampai ke rumah. Rumah yang telah hampir satu Minggu tidak kutinggalin lagi. Setelah permainan dashyat kami tadi pagi. Iksan segera bersiap karena hari ini adalah hari pertamanya bekerja di kantor Papanya. Aku cuma berharap agar Iksan bisa menjalaninya dengan baik. Iksan baru saja menurunkan aku di ujung jalan rumah. Sesampainya aku di depan rumah, terlihat orangtuaku berdiri di depan pintu rumah. Bergegas aku menemui kedua orangtua "Papa..., Ma..., Kok datang tidak bilang-bilang dulu sama Ida," ucapku yang bergegas masuk ke halaman rumah ketika melihat orangtuaku datang ke rumah. "Iya nih, mama kamu kangen sama kalian berdua. Kalian itu terlalu sibuk hingga lupa masih ada orang tua," sahut Papa protes. "Aduh, jangan bilang begitu Pa, Ida sudah usahain bu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN