Farida baru saja sampai di parkiran apartemen Iksan. Wanita itu keluar dari mobilnya dengan perasaan deg-degan. Antara rasa takut dan berdebar. Farida tahu setelah Iksan melihatnya berduaan dengan Bayu tadi siang, pasti pemuda itu cemburu. Wanita itu masih teringat akan kejadian sewaktu Iksan cemburu kepada Rahmat membuatnya semakin berdebar-debar. Entah kenapa mendapati kalau Iksan cemburu dan posesif terhadap dirinya, malah membuat Farida bahagia karena merasa begitu dicintai. Itu berarti Iksan takut kehilangan dirinya. Dengan perlahan Farida melangkah menuju ke lift yang akan membawanya ke apartemen Iksan. Farida belum tahu juga apakah pemuda itu sudah pulang dari kantornya atau belum. Farida berharap Iksan masih di kantor agar dirinya bisa mempersiapkan diri. Sambil menunggu lift wa

