Farida terbangun dengan tubuh yang luluh lantak akibat perbuatan Iksan semalaman dan tadi pagi. Pemuda itu seakan tidak pernah puas, stamina seakan tidak pernah habis. Membuat Farida kewalahan menghadapi hasrat liar Iksan. Sekarang saja pemuda itu tidur sambil memeluknya dengan erat seakan takut kehilangan dirinya. Kepala pemuda itu berada nyaman menempel pada payudaranya. Wanita itu merasa gerah dan daerah s**********n terasa lengket akibat s****a dan cairan orgasmenya yang terus menerus mereka keluarkan sepanjang malam dan tadi pagi. Farida dengan perlahan berusaha untuk melepaskan pelukan Iksan. Dilepaskannya tangan Iksan yang melingkari pinggangnya dan perlahan berusaha bergeser menuju ketepian ranjang. Kaki Farida menjejak di lantai, ketika mencoba melangkah, wanita itu merintih ke

