Farida segera bergegas menuju ke kamar tempat Mia di rawat. Wanita itu belum memberitahu tentang Mia kepada orangtuanya karena ingin mengetahui keadaan adiknya itu dulu. Farida takut kalau menelepon orangtuanya malah membuat mereka panik dan kuatir. Setelah sampai di depan pintu kamar pasien. Farida menoleh ke arah Iksan yang dari tadi berdiri di belakangnya. "San, kamu tunggu di luar saja ya," pinta Farida. "Iya, aku tunggu di sini saja," ucap Iksan lalu duduk di kursi ruang tunggu. Farida lalu masuk ke dalam kamar tempat Mia di rawat. Kamar rawat Mia terlihat mahal. Wanita itu melihat adiknya sepertinya sedang tidur. Dengan perlahan Farida mendekati Mia. Wanita itu lega karena melihat kondisi Mia yang terlihat baik-baik saja. Mia Adik yang begitu dia sayangi tetapi keadaan mereka s

