Farida sedang bingung dengan perasaannya dan harus bersikap bagaimana setelah mendengar ucapan dari Rahmat. Dari tadi wanita itu hanya diam dan pasrah dipeluk oleh Rahmat. Tanpa sengaja matanya melihat Iksan yang berdiri tidak jauh dari mereka berdua. Farida terbelalak melihat Iksan yang berdiri di depannya kelihatan sedang menahan amarahnya. Farida berusaha melepaskan pelukan Rahmat. Wanita itu sadar tidak seharusnya dia percaya dengan janji-janji manis Rahmat. Pria itu telah terbukti b******k. Bodohnya dia tadi sempat percaya dengan semua omong kosong Rahmat. "Mas berjanji Farida, tidak akan melakukannya lagi, percaya lah sama mas. Papa, Mama dan Mia juga pasti tidak mau kita berpisah," ujar Rahmat yang masih mengeluarkan janji-janji manisnya. Farida yang mendengar Rahmat menyebutkan

