Bab 28 "Maafkan Aku"

1694 Kata

Pagi selanjutnya, Denaya bangun tidur dengan perasaan bagai zombie. Sudah tidak terhitung berapa kali ia terbangun semalaman. Ia bahkan tidak yakin apakah tidurnya bahkan bisa mencapai satu jam. Denaya meneguk s**u putihnya tanpa minat. Ia belum melihat Maxleon sama sekali sejak kemarin. Jeffrey bilang bahwa Maxleon datang ke kantor siang itu, mencarinya dengan buru-buru tapi Denaya tak sempat bertemu karena disibukkan membantu Scarlett dengan tugas barunya setelah sadar dari efek tidurnya. Menemani gadis itu menghapal berbagai istilah jepang untuk tugas barunya. Membuat mereka berakhir di perpustakaan hingga nyaris malam hari. Sebenarnya bisa saja Denaya menemuinya, tapi ia tidak mampu. Tidak. Lebih tepatnya ia tidak berani sama sekali untuk menghadapi kemungkinan tentang apa saja yang b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN