Anna menutup matanya saat hembusan angin menyentuh wajahnya. Dengan matahari yang bersinar di pagi hari, Anna sama sekali tidak merasa dingin saat lagi-lagi angin berhembus dengan lembut. Wanita itu tengah menikmati pemandangan di taman belakang rumah David kini, sendirian namun bisa membuatnya merasa sangat nyaman. Dengan gerakan pelan, Anna mulai mengelus perut besarnya untuk merasakan gerakan dari bayi yang kini ada di dalam perutnya. Bibir Anna menampilkan senyum kecil, saat lagi-lagi dia berdoa untuk keselamatan buah hatinya tersebut. Namun wajahnya langsung menyendu saat Anna tiba-tiba mengingat keluarganya sendiri entah bagaimana. Semenjak wanita itu tinggal bersama David, Anna memang tidak lagi bisa mengunjungi makam orang tuanya atau pergi ke luar untuk ikut David dalam kegiat

