"Nyonya......... Selamat atas kehamilannya....." Anna terdiam tidak percaya saat kata-kata dokter yang memeriksanya tadi masih saja tergiang-ngiang di telinganya. Sejak beberapa hari yang lalu, Anna memang sering merasa mual karena aroma-aroma tertentu yang menganggu indra penciumannya. Tapi selama ini Anna hanya menganggapnya sebagai hal yang normal, sampai kemarin Anna beberapa kali mual dan lemas hingga David akhirnya menyadari keanehannya. Pria itu segera memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Anna setelah itu. Dan dokter yang David maksud baru bisa datang pagi ini, dengan hasil pemeriksaan yang malah menunjukan bahwa Anna sebenarnya sudah hamil dua bulan belakangan ini. Sebagai orang desa yang masih belum tahu apa saja gejala kehamilan, Anna tentu saja terkejut karena di dalam pe

