79. Kebebasan

1957 Kata

Lily berdiri dengan ragu di depan ruang kerja Enzo dengan secangkir kopi panas dan sepiring kue di tangannya. Sejak pria itu keluar dari kamar Mia, Enzo terus disibukan dengan banyak pekerjaan sampai Enzo bahkan memilih untuk menghabiskan makan malamnya sendirian di kantornya. Lily tidak berani menganggu sebelumnya karena mood pria itu terlihat buruk setelah dia memukul beberapa bawahannya dengan kejam karena ketidak becusannya. Suasana di rumah sudah tegang sejak Mia tertidur setelah dikunjungi oleh Enzo. Dari bisikan-bisikan para pelayan, Lily akhirnya tahu bahwa tiba-tiba saja Enzo kembali pada sikapnya yang kejam di masa lalu. Mereka semua menduga bahwa ketidak adilan yang terus menimpa Mia kembali menyadarkan Enzo bahwa tidak ada hal baik yang akan terjadi jika organisasi seperti mere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN