Nick sangat terkejut saat mendengar Ima ingin ikut ke masjid. 'Mati aku. Bagaimana dia bisa ikut, aku saja tidak tahu di mana masjidnya,' batin Nick. "Lebih baik kamu shalat di rumah aja, S-sayang," jawab Nick, gugup. Ima pun berpikir. Ia tahu memang wanita lebih baik shalat di rumah. Namun saat ini ia sedang ingin merasakan vibes subuh. Sebab udara subuh di luar pasti sangat segar. Shalat di masjid pun akan lebih bermakna. "Apalagi kemarin aku lihat di sana tidak ada wanita. Masa kamu mau shalat sendirian? Apa kamu tidak risih jika hanya ada banyak pria di sana?" tanya Nick. Sebelumnya ia pernah mengetahui bahwa Ima tidak nyaman jika berkumpul dengan pria dalam satu ruangan. Hal itu ia ketahui saat pembahasan mengenai resepsi pernikahan. "Iya juga, sih. Ya udah deh, aku shalat di rum

