"Iya, Mas. Aku sampe pangling. Sering-sering aja pake pakaian kayak gini. Biar aku makin ...," Ima tidak melanjutkan ucapannya. "Makin apa?" tanya Nick pensaran. Ia sangat bangga dipuji seperti itu oleh istrinya. Sehingga Nick ingin mendengar kalimat manis lagi dari mulut Ima. "Ada, deh. Udah sana ke masjid! Nanti ketinggalan shalatnya lho," usir Ima sambil tersenyum. "Awas kamu, ya!" ancam Nick sambil mencubit hidung Ima. Kemudian ia pun pargi dari rumah. "Apa iya aku lebih tampan jika menggunakan pakaian seperti ini?" gumam Nick. Ternyata ia sangat ge'er saat dipuji oleh istrinya tadi. Namun, saat sudah berada di luar, Nick kebingungan. "Waduh, masjidnya di sebelah mana, ya?" gumam Nick. Selama tinggal di komplek itu, Nick tidak pernah ke masjid sekali pun. Ia pun belum pernah meli

