Seperti yang sudah Bhumi katakan kepada Wulan mengenai rencana acara baru yang sedang ia tangani, hari berikutnya mereka sudah bersiap menuju lokasi peliputan yang sudah ditunjuk oleh produser acara. Sayangnya, belum-belum, di awal perjalanan sudah terjadi perselisihan antara Bhumi dan Wulan. Apalagi kalau bukan karena keduanya sibuk memutuskan hendak naik kendaraan yang mana. Bhumi ngotot Wulan harus ikut dalam mobil sedan birunya yang mahal, sementara Wulan dengan kuat hati memaksa untuk ikut mobil kru dengan keyakinan ia akan aman disana tanpa aksi modus menjurus sang atasan yang terlihat polos namun beracun itu. "Nggak mau, pak. Saya naik mobil kru. Terserah bapak marah atau apa. Titik." Wulan lupa, setelah titik akan selalu ada kalimat baru, maka dari itu ia kemudian menebalkan k

