Saat keluar dari bandara, hal yang pertama kali di lakukan oleh Wulan adalah menyalakan kembali ponselnya. Tepat saat benda itu aktif, beberapa pesan tiba, termasuk serentetan pesan dari bosnya sendiri. Wulan yang ingin segera kembali ke kosannya yang berada di daerah Bulaksumur segera memesan layanan ojek online, namun belum lagi ia sempat menekan aplikasi itu, ponselnya bergetar. Bhumi meneleponnya. Bergelut dengan pikiran ingin segera kembali ke kosan atau mengetahui respon si bos yang berjanji untuk mengabarinya setelah ia tahu siapa Munkar dan Nakir, Wulan menatap ponselnya dengan gamang. Angkat? Tolak? Terima? Rijek? Males banget ngobrol sama pak Bhum. Sedang galau memutuskan untuk mengangkat atau tidak panggilan dari sang atasan, mata Wulan tertumbuk pada angkutan trans Jog

