18 Aku Mau Berhenti

962 Kata

Gema Wicaksana, salah satu anak magang yang sejak hari pertama akrab dengan Wulan hanya bisa memandangi gadis itu dengan bingung ketika ia menemukannya sedang menangis sesenggukan dalam bilik kecil yang sering digunakan oleh anak magang di salah satu sudut di studio enam. Bukan hanya Gema, Bayu Hadiansyah dan Diana juga menatap Wulan sama tidak mengertinya. Sudah lima belas menit sejak mereka menemukan gadis itu berada di sana, entah berapa lama waktu yang dirinya habiskan saat mereka belum bersamanya, tangis Wulan tak kunjung reda. Tidak ada satupun dari ketiganya paham apa yang sedang terjadi, hingga akhirnya Diana yang berinisiatif mendekati Wulan dan mencoba menenangkannya. "Lan, kalo lo kayak gini terus, kita gak bisa bantu sama sekali. Kerjaan masih banyak, plis jangan begini dong

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN