Felix yang merasa heran ketika melihat Wulan keluar dari ruangan Bhumi dengan air mata bercucuran hanya bisa berdecak kesal saat ia masuk dan menemukan Bhumi sedang duduk di kursinya, dengan kedua tangan bertumpu pada meja memegangi kepalanya. Dari keadaannya yang kacau, ia dapat dengan mudah menyimpulkan sesuatu yang buruk pastilah sedang terjadi. "Bos." Panggilnya. Namun Bhumi tidak menoleh. Ia hanya berbisik pelan saat Felix mendekat ke arahnya. "Kamu tolong cek ke semua rumah sakit, cari korban kecelakaan yang bernama Kenanga Crhysanti. Kabari saya apapun keadaannya." "Kamu bisa bantu saya?" Tanyanya lagi. Felix yang sebetulnya ingin bertanya tentang Wulan terpaksa menyimpan rasa ingin tahunya dalam hati. Kondisi atasannya jelas bukan dalam keadaan yang baik untuk bisa merespon per

