32 Mencintai dalam Diam

878 Kata

Butuh sekitar sepuluh menit bagi Wulan untuk kembali ke tempat duduknya, saat ia sudah berada di sana, Bhumi sedang memandangi pialanya dalam diam, sementara Felix yang sedari tadi meliriknya tidak berani mengajak atasannya bicara. "Pak Bhum kok bengong?" Tanya Wulan saat ia melihat Bhumi yang tampak jauh berbeda dari sebelum dirinya meninggalkan bangkunya tadi. "Gebetan bapak belum datang, ya?" Tanyanya prihatin. Bhumi yang mulai mengalihkan pandangan wajahnya pada Wulan hanya bisa menggeleng pelan. Wulan menghela napasnya. "Kasian banget pak Bhum. Udah tampil maksimal, eh yang dinanti nggak kunjung datang. Saya kok jadi penasaran cewek kayak gimana sih yang bikin bapak uring-uringan kayak begini?" Bhumi tertawa nelangsa. Perasaannya sudah tidak karuan lagi saat ini. Belum pernah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN