31 Kecuali Aisya Kana Wulandari

1532 Kata

Menjadi orang yang menunggu itu sama sekali tidak enak. Apalagi kalau yang ditunggu tidak memberikan kepastian sama sekali tentang kedatangannya. Tidak tahu kapan atau bagaimana cara ia akan datang. Bhumi hanya bisa menghela napasnya berkali-kali ketika menyadari hingga lima menit sebelum acara dimulai Wulan belum menunjukkan batang hidungnya, sementara dirinya sudah bolak balik gelisah diujung karpet merah seraya menanti gadis itu, tidak peduli kamera beberapa wartawan gosip terus menyorotnya, bahkan ada beberapa yang kepo karena ia hanya pergi sendiri, tanpa pasangan cantik dan seksi yang selama ini tak pernah absen menemaninya di setiap ada acara Award seperti ini. Bhumi hanya tersenyum, tidak tertarik untuk menjawab. Segala yang keluar dari mulutnya bisa jadi bumerang didepan wartawan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN