Zanara masih mematung di tempatnya untuk sesaat. Bagaimana jika ternyata Mark yang kini tengah menanti dan menemukannya? Namun, sudah jelas seperti yang dikatakan Shienna, bukan Mark yang datang. Lalu siapa? "Siapa dia, Shie?" desak Zanara, yang tidak memberi jawaban, Shienna justru mendorong Zanara untuk keluar dan menemui pria itu. Zanara berjalan perlahan dan dengan langkah ragu menuju ke tempat di mana pria itu menunggunya, dan tak bisa menahan diri dan degup jantung yang berdetak makin tak karuan saat melihat sosok yang kini tengah berdiri membelakanginya. Zanara mengatur napas, hanya agar ia tak berteriak jika dugaannya nanti ternyata benar. Setidaknya hal itu sebagai bukti bahwa Zanara tak pernah melupakan pria ini, meski tahun demi tahun berlalu. Meski kala itu hatinya telah dim

